Rasulullah mengajarkan
kita untuk menyimpan uang (saving) yang ada nilainya (Dinar dan Dirham), namun
karena belum banyak dinar dan dirham yang tersedia dipasaran, tabungan bisa di konversi menjadi tabungan emas.
Harga emas dalam
jangka pendek memang tidak menguntungkan karena nilainya yang cenderung tetap,
itulah sebabnya Rasulullah menganjurkan kita melakukan perdagangan untuk
memperkuat ekonomi pribadi dan ekonomi umat. karena dengan tetap berdagang roda
perekonomian akan terus berputar.
Poin yang akan kita
bahas adalah emas sebagai Tabungan. Dalam jangka panjang menyimpan emas
menjaga nilai tabungan kita tidak turun (tetap dan cendrung naik), coba kita
lihat perbandingannya jika pada tahun 1998 hanya dengan duit tabungan 8 juta
kita sudah bisa naik Haji, bagaimana jika tabungan 8 juta itu dipakai untuk
naik haji tahun 2016, apakah cukup? tentu saja tidak. Belum lagi kalau
tiba-tiba, terjadi krisis, yang mana 1 dollar setara Rp 30.000? siapa yang kita
salahkan? Pemerintah? Kitalah yang salah karena kita doyan menabung dalam
bentuk uang kertas yang tidak ada nilai intrinsiknya.
So marilah kita Hijrah
dari menyimpan uang kertas menjadi menyimpan emas/dinar/dirham, persoalan
ekonomi bukanlah persoalan ecek-ecek, karena jika seseorang miskin, maka
duitnya akan terbatas untuk mendapatkan makanan, yang tentu saja menyebabkan
kelaparan, jika kita lapar kita akan "menghalalkan apa saja" untuk
mendapatkan makanan. kenapa ada maling, rampok, jambret, begal, akar utama
adalah karena mereka tidak punya sesuatu untuk dimakan. Lihatlah tindak
kriminal di negara maju sangat sedikit sekali, itu karena penduduknya
"tidak lapar", tahun ini saja di Belanda banyak penjara yang kosong,
karena rendahnya tingkat kejahatan.
Perlu kita ingat kembali bahwa Rasulullah bukanlah
seorang yang miskin, beliau adalah seorang pedagang yang sukses yang terkenal
akan kejujurannya dalam berdagang, hanya saja Rasullullah memilih hidup
sederhana dan bersahaja.Karena beliau adalah teladan kita marilah kita juga berusaha untuk terhindar dari kemiskinan yaitu dengan cara berdagang, karena 9 dari 10 pintu rezeki adalah melaui perdagangan, dan simpanlah tabungan kita dalam bentuk emas, untuk menjaga nilai tabungan kita.
Semoga film dibawah
ini bisa menjelaskan bahaya menabung dalam bentuk uang kertas yang tidak memiliki nilai intrinsik
: https://www.youtube.com/watch?v=GEX4HgCW0zo
Belanda, 17 Des 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar